Thursday, 13 April 2017

Menikmati Malam di Pedestrian Malioboro dengan Wedang Ronde

Akhirnya, Jogja sekarang punya tempat yang nyaman untuk nongkrong dan sekedar menghabiskan waktu di malam hari sambil menghalau kepenatan dari rutinitas. Tempat tersebut adalah Kawasan Pedestrian Malioboro yang membentang di sisi timur jalan dari Stasiun Tugu hingga titik 0 km.

Pedestrian Malioboro di malam hari
Pedestrian Malioboro di malam hari

Kawasan ini dulunya adalah 'lahan' parkir. Sekarang, kawasan ini dirubah menjadi area pedestrian dan tidak boleh digunakan untuk parkir. Parkir direlokasi di tempat lain, yaitu di area parkir Abu Bakar Ali dekat dengan stasiun.

Kawasan pedestrian dilengkapi dengan tempat duduk, jalan cukup lebar, dan tak lupa beberapa titik kantong sampah. Sangat nyaman jika digunakan joging di pagi hari, udara pagi di Jogja masih cukup sejuklah. Pun demikian juga dengan di malam hari, cuma pastinya akan mengganggu jika digunakan untuk joging karena sangat padat pengunjungnya, beda dengan di pagi hari.

Malam hari cocoknya adalah untuk jalan-jalan atau nongkrong. Kawasan pedestrian ini menjadi berkah bukan hanya buat turis, tetapi juga untuk penduduk lokal yang memang kekurangan tempat ruang terbuka selama ini.

Salah satu tempat favorit saya ketika jalan-jalan di Malioboro adalah nongkrong Wedang Ronde Pak Nur. Angin malam yang mulai dingin paling pas diimbangi dengan minum minuman hangat. Wedang ronde yang berisi ronde, roti tawar, kolang-kaling/ nata de coco, kacang tabur, dan kuah manis jahe langsung membuat badan hangat. Harganya pun cukup bersahabat untuk ukuran kawasan wisata, hanya Rp. 7000 saja.

Wedang Ronde Pak Nur

Wedang Ronde Pak Nur


Wedang ronde Pak Nur biasanya paling awal buka jam 8 malam, dan baru tutup jika sudah habis atau sampai setengah tiga dinihari. Pak Nur biasanya mangkal di sebelah selatan Malioboro Mall, seberang pertigaan Dagen, disamping toko Bucheri. Wedang khas Jogja ini memang banyak dijual di kawasan pedestrian ini. Tempat wisata pastinya harus mengangkat nilai-nilai daerah juga khan, termasuk didalamnya minuman khas Jogja.

Kawasan pedestrian biasanya mulai berangsur sepi ketika jarum jam menunjukkan angka pukul 12.00. Hingar bingar Malioboro  mulai akan menggeliat lagi menjelang Shubuh bertepatan dengan aktifitas para pedagang pasar Beringharjo mulai mempersiapkan dagangannya.

Wednesday, 12 April 2017

Pengalaman buat e-KTP di Dukcapil Kabupaten Sleman

Jogja kita kenal bersama sebagai kota pelajar. Banyaknya Universitas dan Sekolah yang berkualitas membuat Jogja setiap tahunnya diserbu penduduk dari luar daerah. Boleh dikatakan, jumlah yang masuk, lebih banyak daripada yang keluar. Imbasnya, Jogja pun semakin padat, pembangunan pun semakin melebar.

Penambahan jumlah penduduk Jogja tidak melulu dimonopoli oleh mahasiswa dan pelajar. Banyak juga penduduk luar daerah yang mengadu nasib mengais rejeki di kota gudeg ini. Kita pasti banyak mengenal pedangan warung makan indomie yang biasaya berasal dari kuningan (Jawa Barat), pedagang warung makan padang, bisnis laundry, bisnis fotokopi, bisnis distro, etc yang tak jarang juga mengambil tenaga kerja dari luar daerah, 
Pendeknya, Jogja telah menjadi miniatur Indonesia. 
Banyaknya penduduk luar daerah, disamping membawa dampak positif, juga membawa dampak negatif. Salah satu dampak negatif yang timbul diantaranya adalah problem penduduk tak ber-ktp. Jarak menjadi alasan utama penduduk 'malas' mengurus KTP, zaman dahulu kan urus ktp wajib di daerah masing-masing sesuai dengan alamat Kartu Keluarga-nya. Paling-paling baru bisa urus nanti kalau pas mudik lebaran, sekalian pulang, jadi hemat di ongkos. Begitulah problemnya kebanyakan, termasuk saya tentunya, sebagai penduduk luar daerah yang kerja sebagai wiraswasta di Jogja.

Saya ingat sekitar 2-3 tahun yang lalu diinfo orang rumah kalau akan ada pembuatan KTP elektronik dan harus pulang untuk rekam data. KTP elektronik akan beda dengan model KTP lama, jika dulu cukup foto dan tandatangan (kadang kalau kenal pejabat di kecamatan bisa titip foto dan tanda tangan langsung sudah bisa jadi), kali ini tidak bisa. Harus datang karena ada rekam data sidik jari dan mata. Alasan jarak dan ongkos membuat saya menunda untuk pulang, toh KTP yang ada sekarang masih berlaku dalam jangka waktu panjang, begitu pemikiran saya saat itu.

Rezim pemerintahan kemudian berganti, ada informasi di media cetak saya baca bahwa ktp lama tidak akan diakui, harus sudah punya e-KTP atau minimal surat keterangan sedang memproses e-KTP untuk bisa mengurus segala urusan seperti: perpanjang STNK, buat Rekening Tabungan, bikin SIM, NPWP, BPJS, etc. Jadi mulai panik lah saya. Pekerjaan yang saya geluti selalu berhubungan dengan perbankan, motor pun STNK Jogja Kota yang dulu dikredit dengan 'nembak' KK Jogja dibantu sama marketingnya. Saya harus punya e-KTP.

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Pada akhir bulan Agustus 2016, pagi hari di koran Kedaulatan Rakyat saya baca, "Kemendagri memperbolehkan pembuatan e-KTP dimanapun asal membawa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan KTP lama, dan tidak perlu surat pengantar RT/RW/ Kelurahan." Mudah banget syaratnya, harus segera mengurus nih gumam saya dalam hati. Saya harus cepat-cepat mengurus karena biasanya kalau syaratnya mudah begini, bakal ramai yang urus. Pagi itu juga saya langsung ambil fotokopi KK, tak lupa capture berita koran tersebut buat argumentasi kalau ditolak, dan segera meluncur ke Dinas Kependudukan dan Catatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sleman.

Di koran saya baca, pengurusan e-KTP bisa di kecamatan atau langsung di Dinas Dukcapil. Saya langsung saja ke Dinas karena biasanya SDM di dinas jauh lebih baik daripada di kecamatan. Lagian, lebih dekat lokasinya dengan tempat saya membuka usaha.

Sudah agak ramai ketika saya sampai di kantor Dukcapil Sleman. Saya langsung ke meja informasi dan menanyakan perihal pembuatan e-KTP untuk penduduk luar daerah. Petugas di informasi lantas menanyakan apakah saya membawa KTP asli versi lama dan fotokopi KK, langsung saya iyakan dan kemudian saya dikasih formulir pendaftaran e-KTP. Asyik.. gumam saya, sesuai berita di koran nih, minimal kalaupun nanti lama jadinya, saya kan dapat meminta surat keterangan sedang proses pembuatan e-KTP, jadi tidak perlu pulang dan urusan-urusan bisnis yang bersinggungan dengan e-KTP bisa diurus.

Sekitar 2 menit formulir berhasil saya isi, lantas saya klipkan KTP asli versi lama beserta fotokopi KK-nya. Saya harus mengisi formulir sesuai dengan KK, tidak boleh ada yang berbeda dengan KK. Nama, tempat/ tanggal lahir, Pekerjaan, Alamat, semua harus sesuai KK. JFI deskripsi pekerjaan di KK saya sebenarnya belum update, harusnya Wiraswasta, tetapi karena data harus sesuai KK, ya harus diisi sesuai KK. Yang penting jadi dulu, nanti bisa urus lagi kan perbaikan datanya kalau ada waktu senggang. Sekarang prioritas punya e-KTP dulu meski data pekerjaannya belum update.

Berkas saya tumpuk di antrian. Eh.. ternyata belom banyak loh yang antri buat, saya cek ditumpukan hanya sekitar 4 saja, padahal ini baru jam 08.30 WIB, paling-paling yang diproses di dalam juga baru belasan.

Saat saya menunggu untuk dipanggil rekam data, ada seorang anak muda yang nampak gusar keluar masuk ruangan rekam data. Sepertinya dia ada masalah. Ketika dia mulai terlihat lelah dan mengambil duduk disamping saya, saya pun memberanikan diri untuk bertanya sedang urus apa mas? Ternyata sama, dia sedang urus e-KTP, dibela-belain ke pulang ke Jogja dari Jakarta tempatnya bekerja karena sangat butuh e-KTP dalam waktu dekat dan cuma ada waktu sekarang, begitu pengakuannya. Dia pertama mengurus di kecamatan, karena butuh cepat oleh kecamatan disarankan langsung ke dinas saja untuk pencetakan e-KTP nya, tapi pencatatan rekam data tetap di kecamatan.

Ternyata, ketika di dinas permintaannya ditolak karena tidak membawa surat rekomendasi dari kecamatan, maka jadilah si anak muda ini kembali ke kecamatan untuk meminta surat rekomendasi. Oleh pihak kecamatan, surat rekomendasi tidak dikeluarkan karena memang tidak ada prosedural semacam itu, jadilah merasa dipingpong si anak muda ini. Saya cuma bisa mangguk-mangguk saja mendengar ceritanya. Menurut saya akan sulit bagi pihak dinas untuk meluluskan permintaan anak muda ini karena yang antri saja sudah banyak (dinas kan juga mengurus pencetakan e-KTP dari kecamatan-kecamatan), ada blanko e-KTP juga kabarnya terbatas, dan berdasarkan asas keadilan, harusnya yang diproses adalah yang sudah antri duluan. Lain cerita mungkin kalau punya orang dalam, mungkin loh ya.

Sekitar 2 jam saya menunggu hingga dipanggil masuk untuk rekam data. Petugas dengan ramah mempersilahkan saya duduk, kemudian dicrosscek data yang saya isikan di formulir dengan data yang diketikkan petugas ke blanko e-KTP. Setelah semua cocok, saya lantas mulai direkam data sidik jari dan mata. Yang terakhir kemudian adalah foto muka dan tanda tangan elektronik. Ternyata tidak lama proses perekaman datanya, hanya sekitar 3 menit. Kalau dipikir-pikir, kok bisa antri sampai 2 jam ya, padahal satu orang hanya butuh 3 menit saja. Ah.. mungkin yang bertugas rekam data juga rangkap-rangkap kerjanya dengan tugas lain yang harus dilakukan, sepertinya hanya petugas yang muda yang berkompeten kerja prosedural e-KTP ini, mungkin petugas yang lebih tua tidak sampai SDM-nya.

Saya dijanjikan paling cepat akan jadi e-KTP nya sekitar 3 minggu lagi, saya diberi surat keterangan yang dilengkapi dengan keterangan tanggal ambil. Nanti harus bawa surat tersebut dan KTP asli lama ketika mengambil e-KTP.

Waktu terus berjalan, setiap hari saya mengupdate info yang berkaitan dengan pembuatan e-KTP, ada banyak sekali cerita ternyata. Di portal online pernah saya baca, seorang mahasiswi yang kos di daerah Jogja Utara berkeluh kesah dipingpong oleh petugas dinas Dukcapil kota dan kabupaten ketika hendak mengurus e-KTP. Pertama dia datang ke Dukcapil Kota tapi ditolak karena kos di daerah Jogja Utara yang sudah masuk kabupaten Sleman. Disarankan mengurus di dinas sesuai dengan lokasi kosnya yaitu Dinas Dukcapil Sleman. Esoknya dia pergi ke Dinas Dukcapil Sleman tapi ternyata ditolak juga. Waktu itu sepertinya belum ada surat edaran Kemendagri kalau urus e-KTP bisa tidak sesuai alamat asli atau mungkin sudah ada edaran tetapi belum tersosialisasi ke daerah.

Cerita berikutnya, awal September 2016 antrian pembuatan e-KTP menjadi mengular, jika awalnya mengantri untuk proses rekam data hari ini, sekarang menjadi mengantri untuk mendapat tanggal panggilan rekam data. Jika dipikir-pikir, sungguh beruntung saya waktu itu, hari itu kumpul berkas, 2 jam kemudian langsung rekam data. Memang terkadang keberuntungan itu harus dilakukan di waktu dan tempat yang tepat. Saya beruntung karena begitu dapat info, langsung bergerak sebelum orang lain tersadar.

Cerita e-KTP kemudian berlanjut dengan kurangnya blanko dan lebih tersendat lagi dengan adaya temuan kasus mega korupsi yang terendus oleh KPK dan sekarang sedang diproses di pengadilan.

Sesuai tanggal pada surat, saya berangkat agak siangan ke Kantor Dinas Dukcapil Sleman untuk mengambil e-KTP waktu itu. Sangat ramai suasana kamtor, beda dengan saat dulu pertama datang. Saya datang agak siangan karena katanya kalau pagi masih banyak antrian yang mengurus antri tanggal panggil rekam data, agak siang katanya antrian tersebut sudah ditutup. Sudah tidak ada yang antri saja masih ramai, apalagi kalau pagi yah..

Saya langsung masuk ke ruangan tempat pengambilan e-KTP dan menyerahkan surat keterangan yang dulu diberikan beserta KTP asli versi lama kepada petugas. Syukur Alhamdulillah e-KTP saya sudah jadi. Saya pun tersenyum, tak lupa mengucap terima kasih, dan membawa pulang e-KTP tersebut. Sama sekali tidak ada biaya administrasi dalam proses pengurusan e-KTP ini. Keluar uang paling-paling buat parkir kendaraan saja.

e-KTP saya dibuat sesuai dengan tenggang waktu yang dijanjikan. Terima Kasih Dinas Dukcapil Kabupaten Sleman. Maaf jika ada salah-salah kata, jika ada kritikan jadikan sebagai pemompa semangat perbaikan agar ke depan bisa berforma menjadi lebih baik lagi.

Tuesday, 11 April 2017

Panduan Binsis Online untuk Pemula

Bisnis online sedang naik daun sekarang. Semakin meningkatnya jumlah pengguna internet, baik yang diaskes via dekstop maupun smartphone, membuat bisnis online semakin ramai. Belanja secara online menjadi pola baru di masyarakat. Dan pastinya, transaksi online akan terus meningkat di masa-masa yang akan datang.

Memulai bisnis online sangat mudah jika dibandingkan dengan secara offline. Jika secara offline, kita setidaknya akan menggunakan lebih banyak waktu dengan langsung menawarkan barang ke kolega, saudara. Bahkan, modal akan lebih besar jika harus mengontrak sebuah kios/ ruko.

Dengan secara online, kita cukup mengupload produk dengan internet dan selanjutnya tinggal menunggu ada order yang masuk sembari melakukan rutinitas lain. Kita juga tidak wajib punya sebuah toko/ kios/ ruko pada awal bisnis online karena pada dasarnya dengan mengupload produk kita, misalnya di jejaring sosial semacam instagram, kita sudah mempunyai kios/ ruko secara virtual. Pendeknya, dengan bisnis secara online, akan ada efesiensi. Maka dari itu, jamak kita jumpai sekarang, seseorang yang kesehariannya sudah sibuk ngantor tetapi masih jualan produk secara online. Mereka sedang mencari nilai tambah.

Tentu akan lebih baik jika bisnis online dipadu dengan adanya kios/ ruko/ toko (secara offline). Dengan memiliki toko, kepercayaan pembeli kepada kita akan semakin tinggi, apalagi jika toko tersebut terindeks di google map, terlihat jelas di street view, dan mempunyai rating yang bagus di google my business.
Lantas, bagaimanakah cara memulai bisnis online? 
Tentukan produk yang akan dijual
Pertama-tama kita harus menentukan apa saja yang akan kita jual secara online. Ada banyak sekali pilihan dalam berbisnis, akan tetapi akan lebih baik jika kita berbisnis sesuai dengan hasrat kita, biasa disebut passion. Dengan berbisnis sesuai passion, semua hambatan, tantangan, rintangan, gangguan yang mungkin muncul akan lebih mudah diatasi. Sebagai contoh misalnya, passion kita dalam hal petualangan/ kegiatan advanturing. Kita bisa menjual produk sepatu safety boots, sandal gunung, perlengkapan camping, bandana, jaket waterproof, dan lain-lain. Karena passion kita di advanturing, biasanya kita akan cepat tanggap jika ada pertanyaan-pertanyaan dari pelanggan, bahkan kita bisa menambahkan informasi yang sifatnya edukatif disela-selanya, sehingga pelanggan merasa berbelanja di tempat yang expert.

Tentukan darimana produk yang akan dijual
Kita harus menentukan apakah produk yang akan kita jual merupakan produksi sendiri atau bukan. Menjual produk hasil produksi sendiri mempunyai nilai tambah tersendiri. Dengan memproduksi barang sesuai dengan desain kita sendiri, barang yang kita jual  bukanlah barang pasaran, kita tidak akan terjebak dalam skema perang harga karena menjual produk yang sama dengan penjual lainnya. Tinggal kepintaran kita dalam mencipta desain dan memilih bahan yang tentu disesuaikan dengan target konsumen.

Jika kita memilih menjual produk yang bukan hasil produksi sendiri, berarti kita harus mencari suplier yang valid dan terpercaya. Ada banyak cara dalam mencari suplier, kita bisa mencari secara offline maupun online. Secara offline dengan langsung berkunjung ke alamat suplier, misalnya yang jamak dilakukan sekarang adalah dengan datang langsung ke pasar metro tanah abang, pusat grosir tekstil yang katanya terbesar se-Asia Tenggara. Dengan cara seperti ini, peluang kita tertipu rendah, akan tetapi besar dibiaya transport. Untuk mengakalinya, biasanya setelah kunjungan pertama, order berikutnya cukup dengan transfer saja layaknya beli secara online, toh suplier sudah kenal dan lokasinya sudah tahu.

Cara kedua adalah mencari produk secara online. Dibanding dengan cara pertama (offline), risiko order secara online lebih besar, apalagi jika kita langsung transfer ke rekening suplier online tersebut. Agar terhindar dari tindak penipuan, cek dan re-cek dulu sebelum dana ditransfer. Cari suplier yang memiliki alamat yang jelas, kalau bisa yang ada toko dan terindeks di google map, terlihat di street view, dan memiliki rating yang bagus di google my business. Tanyakan kepada mbah google ada gak kasus penipuan suplier tersebut, misal cari di google search 'Toko A penipu', jika tidak ada maka akan menjadi tambahan nilai positif. Cek juga seberapa aktif produk dari suplier tersebut di update, biasanya suplier yang istimewa akan selalu mengupdate produknya, baik di website, maupun jejaring sosialnya (facebook, twitter, instagram). Jangan lupa juga add pin BBM, add Line, dan kontak di WA (whatsapp), coba tanyakan produk yang Anda lihat di website-nya, seberapa cepat suplier merespons, jadikan pertimbangan.

Cara lain mencari suplier secara online adalah dengan masuk ke marketplace, semisal Shopee, Tokopedia, atau Bukalapak. Marketplace tersebut dilengkapi dengan rekening bersama, sehingga potensi tertipu akan sangat rendah. Uang yang kita transfer akan ditahan dulu di rekening marketplace, baru setelah barang kita terima dan tidak ada komplain (artinya barang yang dikirim sesuai dengan yang ditawarkan), baru dana bisa dicairkan oleh penjual. Dengan cara ini, kita cukup melihat rating si penjual yang biasanya disertai dengan review-review dari sang pembeli. Cari penjual dengan rating lebih dari 4.5 (paling bagus rating 4.8 ke atas) untuk amannya.

Bagaimana produk tersebut dijual
Setelah menentukan produk dan darimana didapatkan, sekarang tiba saatnya menjual produk tersebut. Pada dasarnya menjual produk secara online bisa dengan 2 cara, yaitu: berjualan produk yang distok sendiri atau berjualan sebagai dropshipers. Dengan berjualan stok sendiri berarti kita akan mempacking dan mengirimkan sendiri ke jasa ekspedisi, sedangan dengan dropshipers kita hanya mentransfer sejumlah tertentu ke suplier dan selanjutnya suplier akan mempacking dan mengirimkan produk dengan menulis nama kita sebagai pengirim.

Jika dipikir-pikir memang enak berjualan ala dropshipers, tidak ada resiko stok barang, akan tetapi performa bisnis kita akan sangat bergantung dengan respons dari suplier. Jika suplier sedang sibuk dan respons lambat, ada kalanya pertanyaan pelanggan jadi ikut lama kita jawab, bahkan yang paling vital ketika pelanggan meminta no resi pengiriman, baru 3 hari bisa kita jawab saking sibuknya suplier mengurusi banyak ordernya. Pada akhirnya pelanggan jadi jera dan berefek kita kehilangan pelanggan. Mempunyai suplier yang responsif jadi syarat mutlak jika ingin binsis nyaman sebagai dropshipers.

Lain halnya jika kita bisnis dengan stok sendiri, kita tidak bergantung kepada siapa pun, memang ada resiko stok mati dan modal lebih besar, tetapi respon ke penjual bisa sangat cepat, resi bisa langsung kita info setelah barang terkirim, kualitas barang bisa kita cek sebelum dikirim, sehingga pelanggan merasa terlayani dengan sangat baik. Biasanya kita akan memperoleh pelanggan yang loyal dengan sistem ini, dan bukan tidak mungkin mereka kemudian memberikan review yang bagus dan merekomendasikan kepada teman-temannya.

Bagaimana cara memasarkan produk tersebut
Menjual produk secara online bisa dilakukan dengan banyak cara. Cara pertama dan seharusnya kita miliki adalah website/ blog yang menjadi toko lengkap kita secara online. Untuk pemula, bisa menggunakan website yang gratisan, semisal blogger atau wordpress. Yang terpenting, pada website tersebut harus mencantumkan alamat - kontak yang jelas, navigasi menu yang sederhana tetapi memudahkan, selalu update jika ada produk baru, membuat katalog produk, dan jangan lupa dilengkapi dengan berita informatif lainnya semisal: cara berbelanja, forum answer and queshion (FAQ). Seiring dengan waktu, jika dirasa perlu nanti kita bisa beli domain yang berbayar, walau hosting masih gratisan. Cukup murah kok domain berbayar, sekitar 120.000 IDR langganannya per tahun.

Tahap berikutnya, jangan lupa mendaftarkan bisnis anda di google my business dan google map. Dengan terindeksnya bisnis kita di google, pelanggan akan semakin percaya, apalagi jika kemudian kita memiliki toko fisik dan terlihat di review dan street view.

Untuk meningkatkan penjualan dan traffic ke web, kita juga harus aktif memperkenalkan toko online dan produk kita dijejaring sosial. Saat ini jejaring sosial yang sedang on fire adalah instagram. Buat foto yang menarik, selipkan informasi yang jelas, dan  posting di instagram Anda. Jangan lupa share postingan instagram tersebut di facebook dan twitter juga.

Untuk menambah followers Anda di instagram tidak ada salahnya buat promo-promo yang menarik di waktu tertentu, misal dengan kuis berhadiah sebuah jaket gunung. Bertambahnya followers berarti semakin banyak yang melihat produk kita. Nanti kalau followers kita jumlahnya ratusan ribu, bukan tidak mungkin akan ada orang yang ingin produknya diiklankan di instagram kita dengan membayar jumlah tertentu. Kita menjadi selebgram dan ada tambahan baru selain bisnis yang kita geluti sekarang. Seperti kata pepatah "sambil menyelam minum air".

Cara lain yang lebih direct dalam menjual produk adalah dengan langsung masuk ke marketplace semacam: Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Menjual produk di marketplace sangatlah mudah dan menarik, banyak sekali promo-promo yang ditawarkan, seperti yang paling hot promo gratis ongkir. Meskipun mudah, tetapi berjualan di marketplace sangat 'kejam'. Kita akan berhadapan langsung dengan suplier sendiri, bersama-sama berhadapan dengan seller sejenis yang bukan tidak mungkin terjerat dalam skema perang harga. Jika kita menjual produksi sendiri, berjualan di marketplace tidaklah menjadi soal. Pada akhirnya, yang paling penting ketika berjualan di marketplace adalah menjaga performa toko hingga rating tetap baik, biasanya 4.5 ke atas.

Menentukan Harga Produk
Harga produk adalah bagian yang paling penting dalam bisnis. Sewajarnya keuntungan bisnis adalah berkisar di 20-30 persen dari harga pokok penjualan (HPP). Menetukan harga jual produk sangat bergantung kepada tingkat persaingan, jumlah permintaan, jumlah penawaran, modal yang kita keluarkan untuk operasional, sewa kios, gaji karyawan, dan masih banyak lagi. Sangat situasional dan tidak bisa digeneralisir. Harga produk yang terbaik adalah nilai tertentu yang bisa membuat toko kita tetap menghasilkan keuntungan, tetapi tidak merusak harga dipasaran. Jika kita meninginkan long term business kita harus menjaga harga di pasaran bukan?

Alat dan Kelengkapan Bisnis Online
Untuk merealisakian bisnis online yang sudah kita rencanakan, kita harus memiliki alat dan kelengkapan untuk menunjangnya.

  1. Rekening Bank: bisnis online akan melibatkan proses transfer, kita harus mempunyai rekening bank. Minimal kita harus punya satu, lebih baik jika ada banyak, berarti pembeli akan punya banyak pilihan. Rekening yang banyak digunakan sekarang adalah: Bank Mandiri, BCA, BNI, dan BRI. Jangan lupa mengaktifkan internet banking/ mobile banking, dan meminta token ke bank untuk menunjang bisnis online Anda.
  2. Laptop/ Komputer: kita harus memiliki laptop/ komputer bukan hanya untuk buat/ update website, jejaring sosial, tetapi juga untuk cek internet banking agar cepat memvalidasi jika ada transferan yang masuk. Komputer/ Laptop juga bisa untuk membuat neraca bisnis kita.
  3. Smartphone: kita bisa melayani pelanggan kapan dan dimanapun dengan telepon pintar, termasuk juga upload produk.
  4. Internet: Syarat wajib bisnis online harus ada internet. Sekarang sudah banyak paketan yang murah, cari yang kuota besar dan signyal bagus di daerah Anda. Jika ada dana lebih, gunakan layanan internet yang stabil semacam Indihome, untuk menunjang bisnis online Anda.
  5. Kartu Kredit: Ini tidak wajib, tetapi akan memudahkan bisnis kita jika ada. Kita bisa mengkulak produk, menstok, dan kemudian menjualnya dengan modal kartu kredit. Lumayan dapat jangka waktu lebih dari 1 bulan untuk melunasi. Dengan langsung lunas, kita tidak akan kena bunga. Yang paling penting, hanya gunakan kartu kredit maksimal sebesar omset penjualan per bulan. Kartu kredit hanya disarankan untuk usaha yang sudah jalan.

Sunday, 9 April 2017

Sehat dengan 7.000 langkah

Berprofesi sebagai pedagang yang lebih banyak duduk daripada gerak membuat tubuh saya tidak terbiasa menghadapi aktifitas fisik yang berlebih. Jika diajak bermain futsal/ sepakbola, main 15 menit saja mata sudah berkunang-kunang.

Pedagang di zaman sekarang memang agak berbeda dengan zaman dahulu. Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan membuat aktifitas bisa dilakukan 'hanya' dengan duduk di depan laptop/ hp. Keluar toko paling-paling kalau ada urusan ke bank, ekspedisi, cari makan, atau main. Restok barang cukup di depan laptop/hp dengan internet banking atau kartu kredit. Makin betah restok secara online karena banyak sekali promo-promo ongkos kirim gratis.

Pernah saya mengecek kolesterol darah saat mencoba aktif mengembalikan kondisi fisik di fitness center. Hasilnya, angka kolesterol sangat tinggi walau tekanan darah normal. Hanya 1 bulan saya bertahan di fitness center, selain karena terbatas waktu, juga cukup mahal mengeluarkan biaya member bulanan. Motivasi sehat saya dikalahkan biaya dan waktu.

Saya mencari alternatif bagaimana untuk bisa rutin berolahraga tetapi dengan waktu yang fleksibel dan berbiaya murah. Saya banyak sekali membaca artikel-artikel sehat di internet. Salah satu artikel yang menarik, ternyata hanya dibutuhkan minimal 7.000-8.000 langkah dalam sehari untuk sehat. Rekomendasi ini dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC). Akan ideal jika bisa gerak hingga 10.000 langkah, begitu lanjutan rekomendasinya.

Berhubung saya lebih punya waktu luang pagi, saya pun akhirnya berusaha mengikuti rekomendasi CDC tersebut dengan berolahraga joging di pagi hari. Jika saya hitung-hitung, mungkin saya hanya gerak 2000-an langkah selama ini dengan bekerja di toko. Pantesan, badan rasanya kurang fit, perut semakin buncit, dan kurang bisa cepat tidur karena memang badan belum capek.

Joging adalah olahraga yang murah, bisa dilakukan di mana saja, di jalanan, di lapangan, di halaman rumah sekalipun bisa. Agar lebih terukur, saya menginstall aplikasi running di google play yang bisa berfungsi sebagai pedometer. Salah satu aplikasi yang banyak diunduh adalah RUN (Running distance tracker+). Dengan aplikasi ini, bukan hanya jarak yang bisa diukur, tetapi juga waktu lari dan jumlah kalori yang terbakar. Simple dan sangat membantu sekali.

Saya memilih joging dengan memutari lapangan sepakbola di pagi hari karena udara segar dan tempat sangat lapang. Karena status saya adalah beginner, pada awal saya tidak memaksa mencapai jarak tertentu. Saya berlari sebatas kemampuan dan jika capek saya akan berjalan, kemudian lari lagi. Angka 7000 langkah bagi pemula kalau dipaksakan akan berat, 7000 langkah secara kasar setara dengan 3.5 km atau kurang lebih 10-11 kali memutari lapangan sepakbola.

Secara bertahap dan terencana, akhirnya tubuh saya berhasil untuk melahap 7000 langkah minimal dalam sehari. Biasanya saya akan berlari 5x putaran lapangan, istrihat sambil jalan kaki, dan jika sudah merasa kaki tidak kelu, lari dilanjutkan 5x putaran lagi. Kini, saya dalam proses menambah porsi langkah karena angka yang ideal direkomendasikan adalah 10.000 langkah.

Efek dari olahraga joging rutin tersebut secara perlahan namun pasti saya rasakan. Tubuh memang pegal di awal-awal dahulu, tetapi sekarang sudah cepat hilang. Bahkan, tubuh jadi terasa ringan, gerak menjadi lincah, pikiran lebih fresh, dan kebiasaan tidur terlalu larut jadi hilang, goodbye insomnia. Jadi on fire saat melayani pelanggan.
"Sehat tanpa obat. lemu tanpa jamu" , kata teman joging saya yang baru saya kenal, bapak tua berumur 70 tahun yang rutin senam jantung setiap pagi.
Kebiasaan joging sehat ini akhirnya merembet kepada hal-hal sehat lainnya, semisal: kurangi gorengan, menu makanan sehat, lebih suka minum susu dibanding kopi, dan stay away from cigarette.




Friday, 7 April 2017

Tidak nyaman, Mandiri Protection tiba-tiba muncul di tagihan

Ada yang janggal ketika saya mengecek tagihan kartu kredit via internet banking pagi itu (2 April 2017, red). Tanggal cetak kartu kredit saya adalah setiap tanggal 1, dan biasanya baru bisa terlihat pada tanggal 2. Yang saya lihat janggal adalah: jumlah total tagihan (disebut outstanding ballance) tidak sesuai dengan catatan saya. Saya rajin mencatat setiap penggunaan kartu kredit, tapi kali ini kok totalnya beda.

Saya menghitung ada perbedaan sekitar Rp. 21.736 lebih besar daripada catatan. Saya kembali mengecek penggunaan kartu kredit, mungkin ada catatan yang terlewat. Dua sampai tiga kali saya terus mengcrosscek, tetapi tidak menemui adanya kesalahan di catatan.

Saya sebenarnya bisa menunggu sampai tagihan kartu kredit dikirim via email 3-4 hari lagi untuk memastikan dimana letak penyebab adanya selisih tersebut, tetapi rasa penasaran saya lebih besar daripada kesabaran.

Jumlah Rp. 21.736 ternyata adalah sebesar 0.55% dari total tagihan di catatan. Angka persen yang sangat familiar buat saya sebagai cardholder kartu kredit mandiri. Betul.. 0.55% pasti dari asuransi kartu kredit Bank Mandiri yang bernama Mandiri Protection atau ManPro. Permasalahannya, saya merasa tidak pernah apply aplikasi ini dan seingat saya tidak pernah menyetujui jika ada telemarketing yang menawarkannya.

Untuk memastikan dan kemudian meminta koreksinya, saya langsung menanyakan hal tersebut di official twitter @mandiricard seperti biasa jika ada kejanggalan.

Saya: "Selamat pagi, saya mau tanya, kok tagihan kartu kredit saya berbeda dengan jumlah pemakaian ya, ada kelebihan sekitar Rp. 21.736 (sekitar 0.55% dari total pemakaian saya bulan kemarin). Sebagai info, saya tidak pernah apply mandiri protection. Saya belum terima tagihan via emailnya, tapi bisa saya cek di tagihannya di internet banking dan ada ketidakpahaman seperti di atas, terima kasih."

@mandiricard: "Selamat pagi Pak, mohon ditunggu ya kami bantu pengecekannya."
@mandiricard: "Berdasarkan pembicaraan Bpk dgn staf kami tgl 11 Maret 2017 Bpk setuju dgn asuransi mandiri protection saat ditawarkan oleh staf kami, mohon konfirmasinya ya Pak? Tks ~Name"

Berhubung saya merasa tidak pernah menyetujui, saya pun membalas pesan tersebut:

Saya: "Saya tidak pernah menyetujui, yang saya ingat setelah telemarketing memperkenalkan diri dan menawarkan produk, telpon saya diamkan dan saya tidak menjawab sama sekali sampai akhirnya sambungan terputus. Silahkan saja cek rekamannya".

@mandiricard: "Baik Pak, mohon konfirmasinya apakah asuransi mandiri protectionnya ingin dibatalkan? Tks ~ Name"

Saya: "Saya ngak apply kok, tagihan yang muncul sekarang bagaimana?"

@mandiricard: "Berdasarkan data kami di kedua kartu Bpk sudah terdaftar asuransi mandiri protection. Apakah ingin dibatalkan di kedua kartunya? Tks"
@mandiricard: "Utk tagihan yg muncul tgl cetak 1/04 akan kami bantu ajukan koreksinya. Tks ~ Name"

Saya: "Tolong dibatalkan semua mandiri protection yang tanpa persetujuan dari kami tersebut. Tagihan yang muncul sekarang tolong dibantu koreksinya. terima kasih."

@Mandiricard: "Baik utk pembatalan & pengajuan koreksi tagihan kami bantu proses di hari & jam kerja. Tks ~ Name"

Sekarang tinggal menunggu proses pembatalan dan koreksi yang dijanjikan akan dilakukan di jam kerja. Tagihan asuransi manpro ini sebenarnya kecil, tetapi saya merasa tidak pernah apply/ tidak pernah setuju. Jadi sekecil apapun tetap tidak terasa nyaman, bukan hak ya jangan dipaksakan. Dengan limit kartu kredit yang masih 1 digit, saya merasa belum ada manfaatnya menggunakan manpro, beda soal kalau limit dah di atas 50 juta, untuk perlindungan okelah.

Esoknya, tanggal 3 April 2017 sore, saya kembali menanyakan perkembangan keluhan saya, oleh @mandiricard disuruh menunggu karena sudah proses.

Tanggal 5 April 2017, saya mendapatkan tagihan kartu kredit yang dikirim via email (e-statement), tagihan mandiri protection muncul di tagihan.

Mandiri Protection muncul di tagihan
Mandiri Protection muncul di tagihan
Tanggal 6 April 2017, saya membayar lunas tagihan kartu kredit, tentu termasuk didalamnya tagihan mandiri protection. Saya menggunakan kartu kredit ini untuk bisnis, jadi hanya sebagai pengganti uang tunai saja. Begitu tagihan via email keluar, biasanya langsung saya bayar lunas.

Tanggal 8 April 2017 pagi, saya cek di internet banking nampak ada yang berbeda. Sudah ada koreksi dari tagihan kartu kredit dengan bertambahnya limit kartu kredit sejumlah Rp. 21.736. Tagihan mandiri protection di bulan Maret telah dikoreksi dan dikembalikan ke limit kartu kredit saya. Case close, berakhir dengan happy ending.

Koreksi tagihan kartu kredit

Sedikit saran buat Anda yang mengalami nasib seperti saya, tidak merasa menyetujuai mandiri protection akan tetapi muncul di tagihan, ada baiknya tetap positif thinking dan komplain secara prosedual dan runtut seperti saya. Semua permasalahan bisa diselesaikan dengan baik-baik.








Tuesday, 4 April 2017

Bedah Tagihan Kartu Kredit

Buat Anda yang baru mempunyai kartu kredit, pasti penasaran dengan bagaimana format tagihan kartu kredit yang nantinya bakal ditagihkan. Uraian berikut ini semoga bisa memberi manfaat dan mengobati rasa penasaran Anda.

Tagihan kartu kredit dikirim secara fisik melalui kurir, atau via email. Buat Anda yang masih kesulitan mengakses internet, metode pengiriman fisik adalah pilihan yang terbaik. Hanya, Anda akan dikenakan biaya cetak sebesar Rp. 10.000 dan ketepatan waktu pengiriman akan sangat bergantung dengan kinerja kurir.

Sebaliknya, jika akses internet Ada, pilihan kiriman tagihan kartu kredit via email adalah pilihan yang terbaik. Selain gratis, tanpa biaya cetak, pengiriman juga tepat waktu. Tagihan kartu kredit (baik secara fisik maupun email) biasanya dikirim 2-3 hari setelah tanggal cetak.

Ada banyak sekali istilah dalam tagihan kartu kredit, diantaranya adalah: Tanggal cetak, Tanggal Jatuh Tempo, Tagihan Baru, Pemabayaran Minimum, Kualitas Kredit, etc. Untuk lebih jelasnya mari kita bedah satu persatu dengan menggunakan sample (kami gunakan tagihan kartu kredit mandiri).

Tagihan Kartu Kredit Bank Mandiri
Tagihan Kartu Kredit

Tagihan Kartu Kredit

Pada bagian paling atas kita lihat ada kop Bank Mandiri di kanan atas dan Tujuan penagihan (nama dan alamat lengkap kita sebagai pihak tertagih). Selanjutnya, tepat dibawahnya berderet Nomer Kartu, Tagihan Baru, dan Pembayaran Minimum. Tagihan baru berarti jumlah total tagihan kartu kredit (Rp. 3.973.781), kita bisa membayar sejumlah total ini jika tidak ingin dikenai bunga. Sebagai alternatif, bisa juga dilakukan pembayaran minimum (Rp. 397.380). Sangat menarik sekali opsi pembayaran minimum, tetapi sebaiknya jangan dilakukan karena tagihan yang tersisa bakal dikenakan bunga. Jika belum bisa bayar lunas, bayarlah sesuai kemampuan dan usahakan di atas pembayaran minimum.

Dideretan kanan sebelah pembayaran minimum, terlihat kolom tanggal cetak dan tanggal jatuh tempo. Tanggal cetak berarti tanggal tagihan dicetak (1 April 2017). Sebagai info, kami mendapatkan penagihan via email pada tanggal 5 April 2017. Tagihan jatuh tempo berarti batas waktu tagihan kartu kredit harus dibayarkan agar tidak terkena denda/ bunga. Tanggal jatuh tempo kami adalah 21 April 2017 atau 20 hari sejak tanggal cetak. Sebagai saran, ada baiknya tagihan kartu kredit paling lambat kita bayar 3 hari sebelum tanggal jatuh tempo untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan, apalagi jika kita membayar dari bank yang berbeda dengan kartu kredit yang kita pegang.

Kolom selanjutnya adalah deskripsi dari penggunaan kartu kredit kita. Memuat: Tanggal transaksi, tanggal pembukuan, keterangan/ tempat belanja, dan jumlahnya. Pastikan mencocokkan satu persatu transaksi yang ditagihkan dengan catatan Anda. Jika ada perbedaan, langsung komplain dengan menghubungi call center atau via official sosial media dari penerbit kartu kredit Anda masing-masing. Pada bagian sub total terlihat jumlah total penggunaan kartu kredit yang nilainya harus sama dengan tagihan baru pada kolom yang di atas tadi.

Bagian terakhir dari tagihan kartu kredit adalah kolom terbawah yang memuat resume kita sebagai pemegang kartu. Memuat: pagu kredit, total pagu kredit, sisa pagu kredit, total sisa pagu kredit, kualitas kredit, batas penarikan tunai, fiesta point, bunga pembelanjaan, dan bunga tarik tunai.



Friday, 24 March 2017

Tiket Gratis Mandiri Jogja Marathon 2017

Banyak sekali benefit dari penggunaan kartu kredit. Jika kita termasuk kategori nasabah yang loyal, penggunaan kartu kredit tinggi yang diimbangi dengan kepatuhan dalam membayar (status collect 1/ lancar), kita akan mendapat banyak fasilitas/ kemudahan.

Sebagai contoh adalah dengan apa yang baru saya alami hari ini. Sekitar pagi pukul 08.17 WIB, saya mendapat sms promosi dari Mandiri Card. Kali ini promosi agak berbeda, sebuah penawaran tiket gratis even Mandiri Jogja Marathon 2017. Kurang lebihnya sms nya berbunyi:
"Selamat! Anda mendapatkan tiket Mandiri Jogja Marathon Gratis* Daftarkan diri Anda ke mandirikartukredit.jogmar@gmail.com sblm 28Mar'17. S&K berlaku. Hub 14000."
Ada kata Gratis, tapi ada juga S&K (syarat dan ketentuan) berlaku. Karena sms ini official dari Mandiricard, saya yakin bukan penipuan, maka untuk meyakinkannya saya cross cek. Saya coba tanyakan ke cs via twitter @mandiricard, bukan di 14000. Via twitter toh juga official kan, selain respon cepat juga cuma biaya internet saja.

Sayangnya, jawaban dari cs di twitter tidak memuaskan. sepertinya tidak menguasai masalah, cs kan juga manusia. Saya mendapat balasan:
"Dear Pak, mohon maaf untuk perihal tersebut syarat dan ketentuan berlaku ya, berikut kami infokan ya,
• Free tiket Jogja Marathon untuk minimum transaksi Rp. 1 Juta 
•  Diskon 20% untuk normal items dan add discount 10%  untuk discounted items untuk produk 
brooks. 
•  Berlaku hanya untuk store RUNNERid fx Sudirman danPlanet Sports PIM 1 
•  Berlaku hanya untuk pemegang Mandiri Kartu Kredit.
a)  Pembelian menggunakan Mandiri kartu kredit. 
b)  Pembelian tiket di RUNNERid FX Sudirman dan PIM 1 
c)  Hanya utnuk pemegang Mandiri Kartu Kredit
d)  Kategori tiket sesuai dengan ketersediaan di store. Tks ~ Nama CS"
Saya tidak puas dengan jawaban cs di twitter, di sms sepertinya tiket gratis dan mungkin hanya dikirim ke nasabah terpilih, jadi harusnya syarat dan ketentuan tidak perlu seperti itu.

Karena tidak puas, saya mencoba cari jalan lain. Saya hubungi saja via email mandirikartukredit.jogmar@gmail.com dan menanyakan hal yang sama seperti di atas. Saya pertama sebenarnya agak ragu ya dengan akun email itu, soalnya bukan pakai akun berbayar, tapi gratisan di gmail. Satu-satunya pertimbangan yang akhirnya menyingsihkan keraguan adalah bahwa info ini saya dapat dari sms Mandiricard yang pasti official.

Cukup cepat email saya dibalas, saya diberi info: "trimakasih pak atas konfirmasinya, bapak terpilih untuk mendapatkan tiket mandiri jogja marathon 10 K gratis  apakah bapak berminat? jika berminat kami akan mengirimkan kode voucher tiketnya."

Langsung saya balas berminat dan voucher tiketnya pun dikirim via email.

Mandiri Jogja Marathon
Mandiri Jogja Marathon
Mandiri Jogja Marathon sendiri akan berlangsung Minggu 23 April 2017 berlokasi di Taman Wisata Candi Prambanan. Ada 4 kategori lomba: Full Marathon (42 km), half Marathon (21 km), 10k, dan 5k. Harga tiket normal (non-promo) untuk Full 500rb, half 350rb, 10km 200rb, dan 5km 150rb.

Tadinya saya ngarep milih yang 5km saja, soalnya jika memang tiket dapat gratis, saya mau manfaatkan untuk refreshing saja, kan lumayan lari-lari pagi di kawasan wisata, lagian saya tidak kuat kalau lari-lari jauh. Berhubung voucher hanya berlaku untuk kategori 10km, ya sudah saya manfaatkan saja tetapi tetap dengan tujuan awal 'untuk refreshing saja'.

Saya segera mendaftarkan diri ke situs mandirijogjamarathon.com, tidak lupa input kode voucher, dan benar saja status terverikasi dan free alias Rp. 0. Mantap.. kalau begini kerasa banget ya benefit punya kartu kredit. Berikut ini screen shoot-nya

Checkout

Checkout

Bukti pembayaran



Sekarang tinggal mengikuti schedule pengambilan race pack dan menunggu hari H Mandiri Jogja Marathon. Terima Kasih Mandiricard.